Pengalaman Berbahasa

Assalamualaikum warrahmatullahi wabbarokatu
   Di sini saya akan bercerita tentang pengalaman saya menggunakan bahasa daerah, bahasa daerah yang saya maksud yaitu Dayak, Sambas, dan juga Jawa. Kenapa bahasa itu? Karna ibu saya orang dayak, Ayah saya orang Jawa dan teman saya orang sambas.
   Pertama kali saya mendengarkan bahasa dayak itu agak aneh sih, tapi kelamaan tinggal di daerah dayak saya jadi paham. Contohnya nenek saya bilang ' Nak Ka'mae kao' Artinya 'Mau kemana kamu' terus saya balas 'Nak ka'rumah tete' Artinya 'Mau kerumah tante', terus nenek bilang 'Ame kao lama-lama boh' Artinya ' Jangan kamu lama-lama ya' terus saya balas 'Auk meh' Artinya iyalah. Sebenarnya saya hanya bisa berbahasa Dayak itu sedikit aja, kalau orang berbicara sama menggunakan bahasa dayak pasti saya tau artinya.
   Bahasa sambas saya tau karna teman saya orang sambas, Saya suka meminta mereka untuk mengajarkan saya menggunakan bahasa daerah mereka terutama bahasa sambal. Saya bilang sama dia 'Nanti kamu yang mengerjakan tugas itu?' terus dia balas 'Inyan Lah' Artinya Iyalah. Saya bilang 'Kapan kamu mau mengerjakan nya?' dia bilang 'Kalak beh, masih lamak juak waktunye' artinya 'Nanti lah, masih lama juga waktu-Nya.
  Bahasa Jawa saya hanya tau sedikit saja. Kakek dan Nenek saya itu orang jawa. Waktu itu saya bertanya kepada kakek saya, 'Kek dimane nasik ni?' Kakek jawab 'opo katamu' artinya Apa katamu, terus nenek bilang ke Kakek 'Nasik'e neng di?'
Artinya nasi-Nya dimana, terus kakek balas neng buri artinya di belakang.
  Mungkin hanya itu saja pengalaman saya dalam berbahasa. Pada intinya kita itu bisa karena terbiasa.
Sekian dari saya terima kasih
Wassalamuallaikum warrahmatullahi wabbarokatu

   

Komentar

Postingan Populer