Resume Sistematika Penulisan Skripsi

Resume Sistematika Penulisan Skripsi Mahasiswa PAI/FTIK IAIN Pontianak di Perpustakaan IAIN Pontianak  

1. Cover/sampul
     A. Judul Skripsi 
    PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR ANTARA SISWA YANG di AJAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN TIDAK PADA PEMBELAJARAN PAI di KELAS VII di MTs NURUL ALAMIYAH WAJOK HILIR 2010/2011
     B. Penulis Skripsi : Nurita 

2. Lembaran Motto
     Katakanlah Muhammad "Wahai ummat ku berbuatlah semua semampu mu sesungguhnya akupun berbuat pula, kelak kamu akan mengetahui siapakah di antara kita yang memperoleh hasil yang baik di dunia ini. Sesungguhnya orang yang dzalim itu tidak akan mendapatkan keberuntungan". 

3. Abstrak 
   Nurita (2007), "Perbedaan motivasi belajar antara siswa yang di ajar dengan menggunakan Media Audio Visual dan yang tidak pada pembelajaran PAI di kelas VII MTs Nurul Alamatnya Wajok Hilir Tahun pelajaran 2010/2011". Skripsi, pontianak: Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pontianak, 2011.
       Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang terjadi di MTs Nurul Alamiyah, dikarenakan guru fiqih kurang terampil dalam menggunakan media pembelajaran, sehingga kurang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penentuan subjek dengan cara membagi sumber data menjadi data utama dan data pendukung sekaligus mencari subjek yang sesuai dengan kedudukan yang di sandangnya dalam masalah yang di teliti.

4. Daftar Isi
Abstrak
Kata Pengantar 
Daftar Isi 
Daftar Tabel 
Daftar Lampiran
Daftar Gambar 
BAB I PENDAHULUAN
        A. Latar Belakang
        B. Rumusan masalah
        C. Tujuan Penelitian
        D. Manfaat Penelitian
BAB II MEDIA AUDIOVISUAL dan MOTIVASI BELAJAR SISWA
         A. Media Audio Visual
         B. Motivasi Belajar Siswa
     C. Perbedaan motivasi belajar antara siswa yang diajar menggunakan media audio visual dengan yang tidak pada pembelajaran PAI
         D. Kerangka Pikir
         E.  Hipotesis
BAB III METODE PENELITIAN
         A. Pendekatan dan jenis penelitian
         B. Ruang lingkup penelitian
         C. Populasi
         D. Teknik dan alat pengumpulan data
         E. Teknik analisis data
BAB VI ANALISIS DATA
         A. Gambaran umum lokasi penelitian 
         B. Pengolahan data
         C. Penyajian data
         D. Pembahasan
BAB V PENUTUP
         A. Kesimpulan
         B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN 

5. Kutipan
  1). Menurut Ngalim purwanto (2000:73) tujuan motivasi adalah untuk menggerakkan atau mengunggah siswanya agar timbul keinginan dan kemauannya melakukan sesuai tujuan sehingga dapat memperoleh hasil atau mencapai tujuan tertentu. 
=>Nagalim purwanto, (2004). Psikologi pendidikan. Bandung:Remaja Rosda Karya.
    2).  Menurut Pupuh Fathurrohman dan Sorry S (2009:68), media audio visual dapat dibedakan sebagai berikut : Media audio visual terdiri atas audio visual diam (penampilan gambar dan suara diam) dan media audio visual gerak (penampilan unsur suara dan gambar). Media audio visual murni (unsur suara dan unsur gambar) dan media audio visual tidak murni (suara dan gambar dari unsur berbeda). 
=> Pupuh Fathurrahman dan M.Sobry sutino, (2009). Strategi belajar mengajar. Bandung:PT. Rifeka Aditama.
     3). Menurut Oemar Hamalik (2002:32-33) bahwa langkah-langkah audio visual sebagai berikut : a. Langkah persiapan guru mempersiapkan untuk pelajaran baru memilih film alat mencapai tujuan pembelajaran. b. langkah penyakit film dalam pembelajaran. c. Kegiatan lanjutan sebagai aplikasi memperkuat dan lebih menguasai. d. Membuat rekaman catatan penting tentang korelasi film dengan pelajaran.
=> Oemar Hamalik,(2002). Media pembelajaran. Jakarta:arcan.
   4). Menurut Nana Sudjana (1991:83) dalam proses pembelajaran yaitu media sebagai penjelas dari keterangan terhadap suatu bahan, media pembelajaran memunculkan permasalahan dan dapat dipecahkan, media sebagai sumber belajar siswa.
=> Nana Sudjana, (1989). Pendidikan dan prosedur kependidikan. Remaja Rosda.
       5). Menurut Wina Sanjaya (2008:226-227), agar media pembelajaran benar-benar digunakan, ada beberapa prinsip yaitu media yang digunakan harus sesuai dan diarahkan, sesuai dengan materi pembelajaran, sesuai dengan minat, kebutuhan dan kondisi, efektifitas dan efisien, sesuai dengan kemampuan dalam mengoprasikannya.
=> Wina Sanjaya, (2008). Prinsip media pembelajaran.  
     6). Menurut Ahmad Rohani, 1997:30 media pembelajaran perlu mempertemukan lima hal yaitu Biaya yang lebih murah, sesuai metode instruksional, sesuai dengan karakteristik, pertimbangan praktis, ketersediaan media.
=> Ahmad Rohani, (1997). Media Instruksional Edukatif. Jakarta:Rineka Cipta.
   7). Menurut Asnawir, 2002:14-15 penggunaan media belajar yang tepat akan memiliki nilai-nilai praktis sebagai berikut : media dapat mengatasi keterbatasan pengalaman, dapat mengatasi keterbatasan ruang kelas, memungkinkan adanya interaksi langsung, menghasilkan keseragaman, menanamkan konsep dasar, membangkitkan keinginan dan motivasi, memberikan pengalaman integral.
=> Asnawir (2002)
     8). Menurut Saiful Bahwa Djamarah (2000:32), bahwa media audiovisual terbagi menjadi dua, yaitu media audio visual diam dan media audio visual gerak.
=> Syaiful baru djamarah, (2002). Psikologi belajar. Jakarta:Rineka Cipta.
       9). Menurut Edgar Dala (1998:67), fungsi media dalam pembelajaran adalah untuk menarik dan mengarahkan perhatian siswa serta memberikan motivasi dan mengefektifkan saat berlangsungnya proses belajar mengajar.
=> Edgar Dala, (1998). Sensasi Remaja Dimasa Puber. Jakarta:Kalam Mulia.
     10). Menurut Sardiman (1996:89-90), adanya motivasi yang baik dalam belajar akan menunjukkan hasil yang baik.
=> Sardiman, (1996). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta:PT Grafindo persada.

6. Daftar Pustaka
1). Abdul Haris, (2006). Psikologi dalam pendidikan. Bandung:Alfabeta
2). Bimo Walgito, (2002). Pengantar psikologi umum. Yogyakarta:andi.
3). Clara R. Pudjijogjanti, (1988). Konsep diri dalam perkembangan. Jakarta:arcan 
4). Depdiknas, (2001). Panduan pembelajaran dasar dan menengah. Jakarta:Depdiknas.
5). E. Mulyasa, (2007). Menjadi guru profesional. Jakarta:Gramedia
6). Machrony, (1996). Psikologi pengajaran. Jakarta:Gramedia.
7). Martinis Yamin, (2008). Sertifikasi keguruan di indonesia. Bandung:Sinar baru.
8). Sugiono, (2005). statistik untuk penelitian Bandung:Alfabeta
9). M.Nasir, (1993). Metode penelitian. Jakarta:Ghalia indonesia.
10). Yapandi Ramli, (2006). Penelitian sebagai pendidikan alternatif. Pontianak:Pontianak perss. 

Dokumentasi hasil resume 











Komentar

Postingan Populer